Jumat, 12 April 2019

Perhatikan 5 Hal ini Sebelum Membuat Desain Logo


Desain logo merupakan gambar kecil dari produk yang dipasarkan untuk dilihat oleh masyarakat luas. Agar bisnis tersebut berkembang dan diminati oleh banyak orang, maka diperlukan logo sebagai identitas produk. Logo tersebut juga menjadi elemen perusahaan sebagai bagian komersial dari merk. 

Melalui logo itulah maka akan muncul nilai brand yang bagus. Seringkali masyarakat mudah mengenal produk tertentu jika produk mampu memberikan logo yang membuat minat masyarakat menjadi interest untuk mengingat dan mau untuk membeli produk tersebut kapanpun. Nah, inilah salah satu tantangan bagi pebisnis baru.

Logo tanpa disadari mampu untuk mengantongi rasa percaya konsumen dan keuntungan produk yang akan diperjual belikan. Yuk, simak kira-kira apa saja yang harus diperhatikan dalam membuat desain logo produk berikut ini.

1. Desain simple mudah diingat oleh konsumen
Fokus perusahaan apa, produknya yang seperti apa, carilah objek unik dan identik dari apa yang akan dipasarkan. Logo bisa digambarkan berupa objek hingga tulisan. Usahakan digambarkan dan didesain seunik dan semenarik mungkin agar mampu menarik perhatian konsumen. Jika desain menarik dan unik sudah dikantongi, saatnya untuk melakukan packaging desain, yakni pengemasan gambar agar lebih simple. Sehingga, mudah diingat masyarakat.

2. Buatlah sebuah makna yang tersurat dalam desain yang tersirat
Suatu logo akan lebih berkesan jika memiliki nilai jika diberi pesan dan makna dari setiap gambarnya. Makna tersebut bisa terlukis dari gambar, tulisan, warna hingga bentuknya. Oleh karena itu, dalam mendesain dibutuhkan relevasi perusahaan sebanyak mungkin, karena logo adalah perwakilan semua hal yang dikonsepkan perusahaan. 

Selain itu, tambahkan tagline yang berguna untuk mendeskripsi kualitas perusahaan dengan menambah rasa percaya sekaligus value dari sebuah brand. 

3. Perhatikan tingkat keunikan gambar
Dalam hal ini, kebanyakan pendesain menginginkan desain yang unik sesuai pesan perusahaan, namun tidak memperhatikan tingkat keunikan logonya. Kesalahan fatal tersebut biasanya cenderung muncul dari penggunaan grafik dan teks yang bisa dibilang susah untuk dimengerti ataupun dicerna oleh sebagian besar masyarakat. 

Oleh karena itu, dalam mendesain dibutuhkan kreativitas yang tinggi. Hal tersebut bisa diperoleh melalui latihan secara continue untuk menghasilkan logo unik dan berbeda dari logo pada umumnya.

4. Fix setia pada desain atau modifikasinya
Sebagian perusahaan menggunakan logo sebagai identitas perusahaan selama waktu yang relatif lama atau menatapkan logo tersebut sebagai logo permanen tanpa mengubahnya. Perusahaan yang baru saja berdiri, akan lebih baik jika tidak banyak mengubah desain selama kurun waktu yang dekat. 

Namun, sebagian perusahaan juga ada yang menyukai pemodifikasian logo yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Dalam hal ini, bisa juga diperuntukan untuk perusahaan yang sudah memiliki title atau sudah dikenal masyarakat luas. Namun, dalam pemodifikasiannya jangan terlalu banyak mengubah dasar logo awal, karena dasar logo adalah identitas dan masyarakat juga sudah hafal dengan logo tersebut.

5. Pilihlah warna dan tingkat keterbacaan yang cukup
Pilihlah warna yang elegan untuk penggambaran sebuah brand. Dari warna itulah suatu logo akan tampak hidup sehingga memunculkan kualitas dan perspektif yang unggul di mata masyarakat sebagai konsumen. Logo bisa mengambil warna biru yang mengandung makna atas kepercayaan dan kehandalan atau merah yang menggambarkan gaya berani. 

Banyak pilihan warna dan makna yang tersimpan, oleh karena itu warna logo harus disesuaikan dengan produk yang akan dipasarkan. Selain itu, logo bisa diproyeksikan di berbagai layar seperti hoardings dan billboard, oleh karena itu pilihlah ukuran font yang mudah terbaca secara jelas.

6. Kreatiflah dalam memodifikasi desain
Jika logo yang dibuat menyesuaikan perkembangan zaman, sehingga pemodifikasian logo mutlak diperlukan. Maka pertimbangkan secara matang dalam mengkreatifitaskan desain logo, seperti jangan terlalu banyak mengubah dasar logo. Jika ingin mengubah warna, tambahlah dengan warna yang selaras dengan warna awal. Berikan tampilan yang elegan namun tetap berkesan dan tidak melupakan jati diri produk.

Itulah hal-hal penting yang diperhatikan dalam membuat logo. Kekreatifan menjadi esensi utama dalam seni penciptaannya. Oleh karena itu logo simple, elegan, bekesan memang mutlak dikantongi.

0 komentar:

Posting Komentar