Sabtu, 18 Mei 2019

Agar Tidak Hamil, Minta Suami Gunakan Cara Kontrasepsi Ini


Selama ini, selalu saja wanita yang harus menahan efek perubahan hormon karena penggunaan alat kontrasepsi. Efek seperti mual, pusing, dan meningkatnya berat badan, tentu sudah tak asing lagi Anda rasakan. Sesekali, tentu ada baiknya jika kaum pria pun turut andil mencegah terjadinya kehamilan. Agar tidak hamil, beberapa cara ini bisa dilakukan oleh kaum pria. 

1. Senggama Terputus (Coitus Interruptus)
Cara alami bagi pria untuk bisa mencegah terjadinya kehamilan adalah dengan melakukan senggama terputus. Senggama terputus atau coitus interruptus ini dilakukan dengan menarik keluar alat vital pria dari vagina, sesaat menjelang terjadinya ejakulasi. Mempraktikkan cara ini, dapat mencegah tumpahnya sperma di vagina, yang mengakibatkan terjadinya pembuahan. 

Kontrasepsi alami ini sama sekali tak membutuhkan biaya dan tak menimbulkan efek samping apa pun. Tingkat keberhasilan metode kontrasepsi ini mencapai 78%. Agar berhasil, suami Anda harus mengeluarkan alat vitalnya secara cepat dan tepat menjelang ejakulasi terjadi. Jika tidak, maka usaha untuk mencegah kehamilan ini akan sia-sia saja.  

2. Kondom
Kondom mungkin merupakan alat kontrasepsi yang sudah sangat sering digunakan oleh pria. Alat kontrasepsi yang terbuat dari bahan lateks ini dapat mencegah kemungkinan hamil hingga 98%. Selain mencegah kehamilan, kondom juga dapat melindungi dari risiko penyakit seks menular berbahaya. Penggunaan kondom sangat simpel dan tak menimbulkan efek samping.

Agar kondom dapat bekerja dengan baik, pastikan pemasangannya sudah tepat di alat vital pria. Sisakan sedikit ruang di ujung kondom, sebagai tempat menampung air mani saat ejakulasi terjadi. Usaha agar tidak hamil akan berhasil, karena air mani tak bisa memasuki rahim, disebabkan adanya hambatan oleh kondom. Ingat ya, jangan gunakan kondom lebih dari sekali.   

3. Vasektomi
Vasektomi mungkin merupakan pilihan terakhir yang bisa diambil agar tidak hamil. Kontrasepsi dengan cara ini disebut juga dengan sterilisasi pada pria, sehingga air mani yang dihasilkannya sama sekali tak mengandung sel sperma. Butuh waktu setidaknya hingga 3 bulan, untuk memastikan tak ada lagi sel sperma yang tersisa dalam tubuh pria. 

Operasi vasektomi akan mengakibatkan sel sperma tak bisa lagi bergerak dari testis menuju saluran ejakulasi, karena salurannya telah dipotong. Pria masih tetap bisa merasakan ereksi, walau telah melakukan vasektomi. Kontrasepsi ini bisa Anda pilih dengan pasangan, jika merasa jumlah anak sudah cukup atau memang sudah lanjut usia dan tak ingin hamil lagi. 

Itulah tadi beberapa cara agar tidak hamil yang bisa dilakukan oleh pria. Jangan selalu membuat wanita saja yang menderita karena efek kontrasepsi, pihak pria pun juga harus berkontribusi. Jadikan ini sebagai tanda cinta dari suami pada istrinya. Untuk yang masih penasaran dengan kontrasepsi untuk pria, dapat menambah informasi dimagazine orami.co.id. 

0 komentar:

Posting Komentar