Sabtu, 29 Juni 2019

Inilah Buah-Buahan Penambah Darah Untuk Mencegah Anemia


Anemia merupakan masalah kesehatan sering dialami oleh banyak orang. Meski biasanya masalah kesehatan ini terjadi dalam tingkat ringan dan dalam jangka waktu yang pendek, namun anemia yang tidak diobati bisa menjadi masalah yang serius. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk melakukan pencegahan supaya masalah kesehatan ini tidak semakin serius.

Berbagai nutrisi esensial untuk membentuk sel darah merah ternyata tidak melulu terkandung dalam daging dan sayuran hijau saja. Nyatanya, buah-buahan pun mengandung berbagai nutrisi yang diperlukan untuk memproduksi sel darah merah. Beberapa buah penambah darah yang dapat membantu meningkatkan produksi sel darah merah di antaranya:

1. Jeruk
Jeruk mengandung asam folat yang tinggi. Nah, hal inilah yang membuat jeruk jadi salah satu makanan penambah darah yang ampuh karena asam folat sendiri dapat membantu tubuh untuk membuat sel darah merah baru. Menurut USDA National Nutrition Database for Standard Reference, kandungan asam folat dalam satu gelas jeruk sebesar 31,5 mcg.

Tidak hanya kaya asam folat, jeruk nyatanya juga dapat menyerap zat besi pada tubuh karena buah satu ini kaya akan kandungan vitamin C. Zat besi merupakan komponen sel darah merah yang membantu pengikatan oksigen sehingga mempercepat pembentukan sel darah merah.

2. Kismis
Buah kering satu ini ternyata juga dapat membantu Anda menambah darah. Hal ini karena adanya kandungan zat besi dalam kismis. Dalam 2/3 gelas kismis mengandung zat besi sekitar 2 gram.

Anda pun bisa menikmati buah kering ini dengan berbagai cara, seperti ditambahkan dalam kue, sereal, oatmeal, dan lainnya. Hal ini tentu dapat memudahkan Anda dalam mendapatkan sumber zat besi.

3. Anggur
Sama seperti jeruk, anggur juga jadi salah satu buah yang kaya asam folat. Dalam satu gelas anggur, diketahui mengandung 21 mcg asam folat. Tidak hanya itu, meski bentuknya kecil, buah satu ini juga ternyata mengandung vitamin A yang membantu pembentukan sel darah merah.

4. Stroberi
Stroberi mengandung antioksidan yang tinggi sehingga dapat membantu tubuh dalam memproduksi sel darah merah. Kandungan antioksidan dalam buah yang banyak disukai orang, terutama kaum wanita, ini juga berguna untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, loh!

5. Wortel
Wortel sering disebut sebagai buah yang kaya vitamin A. Ya, kandungan vitamin A  dalam bentuk retinol pada buah berwarna oranye ini berperan untuk membantu tubuh dalam memproduksi sel darah merah sekligus mengantar oksigen ke sel-sel tubuh.

Agar memaksimalkan produksi sel darah merah dalam tubuh, Anda disarankan untuk makan wortel minimal dua kali per minggu.

6. Semangka
Satu lagi buah yang dapat menjadi makanan penambah darah adalah semangka. Satu potong buah semangka ukuran sedang diketahui mengandung zat besi sebanyak 1,5 gram. Selain itu, semangka juga mengandung vitamin C, yang merupakan nutrisi penting untuk memudahkan tubuh dalam menyerap zat besi. Jadi, dalam sekali makan, Anda bisa mendapatkan kedua manfaat ini.

Demikianlah buah penambah darah yang dapat membantu mencegah anemia. Penting bagi kita menjaga kesehatan tubuh untuk agar terhindar dari penyakit tersebut.

Selasa, 18 Juni 2019

Tips Membeli Rumah Impian untuk Pertama Kali


Sebagai manusia tentu saja kebutuhan pokok yang paling utama untuk dimiliki adalah memiliki tempat tinggal untuk berlindung. Tempat tinggal di sini memiliki artian yang bermacam-macam, bisa itu rumah, kontrakan, kos-kosan, apartemen, dan lain sebagainya. Sebagian orang memilih untuk menyewa tempat tinggal karena belum memiliki uang yang cukup agar dapat memiliki rumah sendiri.

Memiliki rumah sendiri adalah impian yang dimiliki oleh banyak orang. Tanya pada diri Anda sendiri, apakah Anda sudah siap dan mampu untuk membeli rumah dan apakah hal tersebut sangat diperlukan untuk Anda. Pertanyaan-pertanyaan yang serupa seperti itu harus Anda jawab dengan pertimbangan untuk tahun-tahun yang akan datang, jangan hanya untuk saat ini saja.

Tips dan Hal Penting dalam Membeli Rumah Impian
Saat Anda sudah merasa mampu dan siap untuk membeli rumah, artinya itu adalah saat yang tepat untuk mencari dan membeli rumah untuk Anda maupun rumah sebagai investasi Anda. Dalam membeli rumah, tentu ada berbagai macam hal yang perlu dipertimbangkan agar Anda tidak kecewa karena salah membeli rumah impian. Berikut ini beberapa tips dan hal penting dalam membeli rumah impian yang dirangkum dari Liputan6.com:

1. Membuat Perhitungan dengan Teliti
Rumah bukanlah sesuatu yang dapat dibeli dengan jumlah uang yang sedikit, oleh karena itu membeli rumah adalah hal yang penting untuk urusan jangka panjang. Anda perlu mempertimbangkan dan menghitung dengan benarbiaya yang akan Anda keluarkan secara keseluruhan untuk membeli rumah tersebut dari tempat jual rumah.

Hitungan tersebut harus dilakukan dengan sangat cermat, mencakup biaya untuk uang muka, cicilan yang perlu dibayarkan per bulan, bunga, pajak, asuransi, dan biaya untuk utilitas, seperti ongkos perbaikan, pemasangan infrastruktur, dan ongkos lainnya.

Biasanya orang akan tergiur dengan cicilan yang murah setiap bulannya, namun ternyata karena tidak teliti, cicilan tersebut belum termasuk dengan biaya lainnya yang tidak termasuk sehingga jumlah akhirnya akan menjadi mahal.

Anda bisa menghitung dengan cara memikirkan diri Anda dan keluarga yang akan menempati rumah tersebut untuk waktu yang lama dan menyesuaikannya dengan budget untuk keperluan rumah tangga. Upayakan agar tidak lebih dari 30 persen dari pendapatan Anda atau gabungan dari pendapatan Anda dan pasangan.

2. Lakukan Riset Lengkap Mengenai Sumber Pinjaman
Untuk Anda yang akan membeli rumah dengan cara KPR atau cicilan, Anda harus melakukan riset dan mencari informasi lengkap serta jangan lupa untuk membandingkan penawaran KPR yang disediakan oleh bank. 

Tetap, Anda harus menghitung penawaran tersebut dengan sangat cermat. Anda bisa mendatangi bank secara langsung dan bertanya agar informasi yang didapatkan merupakan informasi yang valid dan benar.

3. Memiliki Track Record Kredit yang Baik
Tips ini juga diperuntukkan untuk Anda yang ingin membeli rumah dengan cicilan. Hal ini adalah hal yang sangat penting yang akan bank lihat sebelum menyetujui permohonan kredit Anda. Hal ini dikarenakan pencairan dana dan proses KPR akan sulit jika Anda memiliki riwayat kredit yang buruk.

Anda perlu memastikan untuk menuntaskan masalah hutan dan tidak terdapat beban hutan yang tinggi. Apabila beban utangterlalu tinggi, kemungkinan Anda untuk mendapatkan persetujuan KPR untuk membeli rumah akan semakin rendah, karena penyedia dana atau bank akan selalu melihat riwayat kredit dan menghitung rasio utang yang Anda miliki.

4. Perhatikan Kontrak dengan Teliti
Pada tahap ini Anda harus cermat dan teliti saat membaca berbagai kontrak atau dokumen yang diperlukan dalam membeli rumah dan disediakan oleh lembaga peminjam dana ataupun pengembang pumahan. Apabila Anda menemukan istilah yang tidak dimengerti, Anda perlu menanyakan sampai jelas. 

Anda juga dapat merubah kontrak tersebut dengan cara negosiasi dengan pembuat kontrak. Jangan sampai Anda tidak mengerti dengan isi kontrak tersebut, karena kontrak merupakan dokumen yang sah. 

5. Survei Lokasi Rumah
Rumah yang Anda beli tersebut nantinya akan Anda tinggali dalam waktu yang lama bersama keluarga Anda. Karena hal itu, Anda perlu melakukan survei dan memastikan lokasi serta lingkungan tempat tinggal Anda. Apakah lokasi tersebut sesuai dengan yang Anda inginkan dan cocok untuk Anda dan keluarga.

Lihat fasilitas yang ditawarkan oleh perumahan tersebut, fasilitas dasar yang sangat penting misalnya, air bersih, listrik, dan sebagainya. Akses juga sangat penting, baik itu akses jalan maupun akses ke fasilitas umum.

6. Membeli Peralatan Rumah
Selain Anda harus menghitung dengan cermat untuk cicilan rumah, Anda juga perlu menyisihkan sebagian biaya yang Anda miliki untuk membeli peralatan dan isi rumah. Anda bisa membuat daftar barang-barang yang penting yang harus Anda miliki terlebih dahulu, seperti peralatan kamar mandi, tempat tidur, dan perabot dapur. Apabila ada perangkat rumah lainnya yang ingin Anda miliki namun belum terlalu penting, Anda dapat menabung seiring berjalannya waktu.

7. Waktu yang Tepat Membeli Rumah
Jangan sampai Anda menunggu suku bunga turun, jika pada saat itu Anda merasa cocok dan mampu, maka itu waktu yang tepat untuk membeli rumah.

Sabtu, 15 Juni 2019

Hindari Kesalahan Saat Menyiapkan Susu Formula Bubuk


Memberikan ASI (air susu Ibu) merupakan pilihan terbaik untuk mencukupi kebutuhan nutrisi pada bayi. Namun, pada beberapa kondisi, kebutuhan nutrisi bayi tidak tercukupi hanya dengan memberikan ASI, sehingga para Ibu biasanya memberikan susu formula pada bayi. Salah satu merk susu formula yang banyak dipercaya adalah Morinaga

Susu Morinaga Platimun memiliki nutrisi lengkap untuk kecerdasan multitalenta serta daya tahan tubuh ganda, sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. 

Sebenarnya menyiapkan susu formula bubuk lebih ribet dibandingkan dengan jenis susu formula cair terkonsentrasi maupun susu cair siap minum. Banyak kesalahan yang biasanya dilakukan saat menyiapkan susu formula bubuk, sehingga nutrisi susu akan berkurang. Salah satu jenis susu yang praktis disajikan adalah Morinaga Chil Go. Susu ini merupakan susu cair siap minum yang praktis dibawa dan diminum dimana saja. 

Meskipun menyiapkan susu formula bubuk butuh perhatian ekstra, tetapi banyak Ibu yang tetap memilih menggunakan susu jenis ini, karena harganya yang lebih murah. Nah, agar nutrisi susu tetap terjaga, hindari hal-hal berikut saat menyiapkan susu bubuk formula.

1. Menggunakan air terlalu panas

Kebiasaan salah yang sering dilakukan saat membuat susu formula bubuk adalah menggunakan air yang baru mendidih. Sebenarnya, suhu air yang pas untuk melarutkan susu bubuk formula adalah sekitar 70 derajat celcius. Untuk memudahkan mengukurnya, Anda cukup mendiamkan air yang telah mendidih selama 30 menit sebelum digunakan. Penggunaan air panas bertujuan untuk membunuh kuman yang mungkin ada pada susu formula, tetapi air yang digunakan tidak boleh terlalu panas agar dapat diminum langsung oleh anak. 

2. Menaruh susu bubuk sebelum air

Saat menyiapkan susu bubuk formula, sebaiknya masukkan dulu air sesuai takaran. Jika telah sesuai, masukkan susu bubuk formula sesuai takaran dengan sendok takar yang sudah disediakan.

3. Menaruh susu bubuk lebih atau kurang dari takaran

Hal yang paling sering dilakukan adalah menaruh susu bubuk formula terlalu banyak atau terlalu sedikit. Sebaiknya masukkan susu bubuk formula sesuai takaran yang telah ditentukan. Memberikan susu formula dengan takaran lebih banyak akan menyebabkan anak mengalami dehidrasi dan sembelit, sedangkan memberikan terlalu sedikit akan menyebabkan anak kekurangan nutrisi. Sebaiknya hindari penambahan gula sebagai pemanis saat membuat susu formula ini. Jika Anda terlalu repot untuk menyiapkan susu formula bubuk untuk anak, Morinaga Chil Go dapat dijadikan pilihan. Susu ini merupakan jenis susu cair siap minum yang praktis dikonsumsi dimanapun.

4. Menghangatkan susu dalam microwife

Dengan alasan lebih praktis, banyak Ibu yang memilih menghangatkan susu dengan microwife. Sebaiknya hindari hal ini, karena akan menyebabkan susu panas tidak merata dan menyebabkan risiko lidah anak akan terluka.

5. Memberikan susu dengan suhu terlalu panas

Pastikan susu formula yang diberikan kepada anak tidak terlalu panas. Anda bisa mengetesnya dengan meneteskan susu di pergelangan tangan. Jika terlalu panas, siram botol susu yang tertutup rapat dengan air mengalir sampai suhunya cukup hangat.

6. Memberikan sisa susu formula

Sebaiknya buang sisa susu formula yang telah didiamkan selama 1 jam. Meskipun ditaruh dalam kulkas, bakteri tetap dapat masuk ke dalam susu.

Membuat susu formula bubuk memang perlu perhatian khusus, agar nutrisi dalam susu tidak hilang. Namun, saat ini ada jenis susu cair praktis diminum kapanpun yaitu Morinaga Chil Go. Susu ini mengandung nutrisi lengkap untuk mendukung kecerdasan multitalenta anak dan daya tahan tubuh, sehinga dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.