Sabtu, 15 Juni 2019

Hindari Kesalahan Saat Menyiapkan Susu Formula Bubuk


Memberikan ASI (air susu Ibu) merupakan pilihan terbaik untuk mencukupi kebutuhan nutrisi pada bayi. Namun, pada beberapa kondisi, kebutuhan nutrisi bayi tidak tercukupi hanya dengan memberikan ASI, sehingga para Ibu biasanya memberikan susu formula pada bayi. Salah satu merk susu formula yang banyak dipercaya adalah Morinaga

Susu Morinaga Platimun memiliki nutrisi lengkap untuk kecerdasan multitalenta serta daya tahan tubuh ganda, sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. 

Sebenarnya menyiapkan susu formula bubuk lebih ribet dibandingkan dengan jenis susu formula cair terkonsentrasi maupun susu cair siap minum. Banyak kesalahan yang biasanya dilakukan saat menyiapkan susu formula bubuk, sehingga nutrisi susu akan berkurang. Salah satu jenis susu yang praktis disajikan adalah Morinaga Chil Go. Susu ini merupakan susu cair siap minum yang praktis dibawa dan diminum dimana saja. 

Meskipun menyiapkan susu formula bubuk butuh perhatian ekstra, tetapi banyak Ibu yang tetap memilih menggunakan susu jenis ini, karena harganya yang lebih murah. Nah, agar nutrisi susu tetap terjaga, hindari hal-hal berikut saat menyiapkan susu bubuk formula.

1. Menggunakan air terlalu panas

Kebiasaan salah yang sering dilakukan saat membuat susu formula bubuk adalah menggunakan air yang baru mendidih. Sebenarnya, suhu air yang pas untuk melarutkan susu bubuk formula adalah sekitar 70 derajat celcius. Untuk memudahkan mengukurnya, Anda cukup mendiamkan air yang telah mendidih selama 30 menit sebelum digunakan. Penggunaan air panas bertujuan untuk membunuh kuman yang mungkin ada pada susu formula, tetapi air yang digunakan tidak boleh terlalu panas agar dapat diminum langsung oleh anak. 

2. Menaruh susu bubuk sebelum air

Saat menyiapkan susu bubuk formula, sebaiknya masukkan dulu air sesuai takaran. Jika telah sesuai, masukkan susu bubuk formula sesuai takaran dengan sendok takar yang sudah disediakan.

3. Menaruh susu bubuk lebih atau kurang dari takaran

Hal yang paling sering dilakukan adalah menaruh susu bubuk formula terlalu banyak atau terlalu sedikit. Sebaiknya masukkan susu bubuk formula sesuai takaran yang telah ditentukan. Memberikan susu formula dengan takaran lebih banyak akan menyebabkan anak mengalami dehidrasi dan sembelit, sedangkan memberikan terlalu sedikit akan menyebabkan anak kekurangan nutrisi. Sebaiknya hindari penambahan gula sebagai pemanis saat membuat susu formula ini. Jika Anda terlalu repot untuk menyiapkan susu formula bubuk untuk anak, Morinaga Chil Go dapat dijadikan pilihan. Susu ini merupakan jenis susu cair siap minum yang praktis dikonsumsi dimanapun.

4. Menghangatkan susu dalam microwife

Dengan alasan lebih praktis, banyak Ibu yang memilih menghangatkan susu dengan microwife. Sebaiknya hindari hal ini, karena akan menyebabkan susu panas tidak merata dan menyebabkan risiko lidah anak akan terluka.

5. Memberikan susu dengan suhu terlalu panas

Pastikan susu formula yang diberikan kepada anak tidak terlalu panas. Anda bisa mengetesnya dengan meneteskan susu di pergelangan tangan. Jika terlalu panas, siram botol susu yang tertutup rapat dengan air mengalir sampai suhunya cukup hangat.

6. Memberikan sisa susu formula

Sebaiknya buang sisa susu formula yang telah didiamkan selama 1 jam. Meskipun ditaruh dalam kulkas, bakteri tetap dapat masuk ke dalam susu.

Membuat susu formula bubuk memang perlu perhatian khusus, agar nutrisi dalam susu tidak hilang. Namun, saat ini ada jenis susu cair praktis diminum kapanpun yaitu Morinaga Chil Go. Susu ini mengandung nutrisi lengkap untuk mendukung kecerdasan multitalenta anak dan daya tahan tubuh, sehinga dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal.

0 komentar:

Posting Komentar