Senin, 01 Juli 2019

Strategi Pemasaran: SEO vs SEM


Secara sederhana, Integrated Marketing Communication atau IMC adalah strategi yang menjelaskan bagaimana caranya mengkomunikasikan pesan anda melalui berbagai saluran pemasaran terkait produk atau bisnis anda. Sebenarnya konsep ini sudah ada sejak lama dan menjadi strategi dasar yang harus diketahui oleh seorang pengusaha. Namun sayangnya banyak marketer yang mengabaikan strategi ini, akhirnya pesan yang disampaikan pada calon konsumen menjadi tidak konsisten, tidak terorganisir hingga tidak memberikan pengalaman menarik bagi calon konsumen. 

Salah satu cara yang menerapkan strategi IMC adalah SEO dan juga SEM. SEM merupakan singkatan dari search engine marketing yang merupakan sebuah upaya pemasaran situs atau website melalui mesin pencari untuk menawarkan produk ataupun jasa secara berbayar maupun gratis. Sedangkan SEO adalah search engine optimization yang memiliki peran untuk meningkatkan urutan atau peringkat website dalam halaman mesin pencari dengan memanfaatkan keyword dalam website. Walaupun memiliki pengertian yang berbeda sebenarnya SEO adalah bagian dari SEM. 

Dalam artikel ini akan membahas SEO dan juga SEM sebagai salah satu upaya pemasaran produk maupun jasa anda secara online. Yang akan dibahas pertama kali adalah SEO, dalam SEO ada 2 komponen utama yang tidak boleh dilupakan. Komponen pertama adalah on page optimization yang merupakan semua pengaturan yang anda aplikasikan pada website anda agar lebih mudah dicari oleh mesin pencari (search engine). Contohnya adalah dengan menggunakan keyword yang tepat dalam tag dan juga meta description, format URL, optimasi gambar, penggunaan heading yang tepat, kecepatan loading website dan lain sebagainya. Komponen kedua adalah off page optimization yang lebih mengarah ke promosi yang dilakukan diluar website untuk meningkatkan reputasi website dalam mesin pencari. Selanjutnya adalah SEM, salah satu cara untuk memasarkan website anda adalah dengan menggunakan Google Ads yang memiliki 2 mode untuk iklan, yaitu Google Search Network (GSN) atau Google Display Network (GDN). 

Bila dibandingkan antara SEO dan SEM (Google Ads), manakah yang lebih cepat untuk bisa tampil di halaman depan mesin pencari, jawabannya adalah SEM (Google Ads). Dengan menggunakan Google Ads anda cuma perlu melakukan pengaturan di awal saja, kurang dari 30 menit iklan anda sudah jadi dan bisa tersebar. Sedangkan bila menggunakan SEO membutuhkan waktu yang cukup lama. Sejak artikel atau page baru dipublikasikan dalam website anda, untuk bisa masuk dalam top 10 Google membutuhkan waktu yang relatif lama dan bahkan bisa mencapai 2 – 6 bulan, bahkan bisa lebih lama lagi bila anda tidak menggunakan keyword yang tepat. Kalau dilihat dari jangkauan pasarnya, tentu lebih besar dengan menggunakan SEM (Google Ads). Ketika menggunakan Google Ads, ribuan keyword bisa dicari dalam waktu yang bersamaan untuk halaman-halaman tertentu saja (landing page). Namun pada SEO, seluruh halaman website pada dasarnya merupakan tempat masuk atau landing page bagi website anda. Apabila anda berhasil membuat SEO yang bagus, maka calon pelanggan anda lebih sering datang ke website anda. Selanjutnya, bila dibandingkan dengan SEO yang sangat baku dan harus menebak-nebak (keyword yang digunakan), SEM (Google Ads) lebih mudah untuk dipelajari. Anda bisa belajar sendiri Google Ads melalui internet atau bergabung dengan Academy for Ads maupun program sertifikasi. Intinya adalah anda bisa belajar SEM dengan lebih mudah karena banyak sekali materi yang bisa anda temukan. Hal ini berbanding terbalik dengan SEO, bahkan Google sendiri hanya memberikan 1 halaman tentang paduan SEO. 

Daripada harus memilih salah satu antara SEO atau SEM, tentu lebih baik untuk menggunakan keduanya secara beriringan. Dengan optimalisasi SEO, anda akan berfokus pada branding produk anda untuk jangka panjang, sedangkan dengan SEM (Google Ads) anda berfokus untuk penjualan produk dalam waktu dekat. Kalau anda berhasil menjalankan SEO dan SEM secara bersama-sama, tentu usaha anda berjualan online akan terus meningkat karena omset anda juga meningkat. Tapi kalau anda masih ragu menggunakan SEM (Google Ads) karena harus membayar sejumlah uang, anda masih bisa menggunakan SEO saja. 

0 komentar:

Posting Komentar